Kinerja Dinas Sumber Daya Air DKI Lamban

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Teguh Hendarwan. Foto: Medcom.id/Intan

Jakarta: Kinerja Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta masih lamban. Hal itu terlihat dari penyerapan anggaran yang masih 25 persen dari total anggaran setelah perubahan Rp4,3 triliun.
 
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengakui rendahnya penyerapan karena proyek konstruksi masih berjalan dan pembebasan lahan yang belum rampung.
 
“Yah kita masih kejar terus karena hampir sebagian besar itu adalah proyek-proyek konstruksi yang progres pekerjaannya sudah berjalan,” kata Teguh saat dihubungi, Jakarta, Rabu, 3 Oktober 2018
 
Teguh mengatakan target penyerapan dapat dikejar melalui pembebasan lahan senilai Rp1,3 triliun dan pembangunan national capital integrated coastal development (NCICD) di Jakarta Utara.
 
“Untuk pembebasan lahan kita fokus di tiga lokasi, yakni Pesanggrahan, Sunter, dan Ciliwung,” ungkapnya.

Baca: Penyerapan APBD DKI Masih Rendah

Ia berharap pembebasan lahan berjalan lancar agar program strategis bisa dikerjakan maksimal. Selain pembebasan lahan, Dinas SDA akan membangun sejumlah sarana dan prasarana kali dan waduk.
 
“Pembangunan sarana dan prasarana kali nilainya cukup besar, kalau ditotal semua itu ada sekitar Rp368 miliar hampir Rp400 miliar,” ujar dia.
 
Teguh menargetkan, hingga akhir bulan ini penyerapan bisa di atas 30 persen. “Kita upayakan sistem pembayaran di muka sebesar 10 persen mudah-mudahan itu bisa mengatur untuk penyerapan anggaran kita di akhir,” pungkas dia.

(FZN)