1.677 Polisi Lantas Amankan Asian Para Games 2018

Jakarta: Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menggelar rapat koordinasi persiapan pengamanan Asian Para Games 2018. Rapat dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat, jajaran Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, pemadam kebakaran, PLN dan kesehatan.

“Terkait anggota yang melaksanakan pengawalan, pengamanan jalur atlet, Wisma Atlet Kemayoran, sama pengamanan venue khususnya angkutan lalu lintas saja akan disiapkan 1.677 personel. Sebanyak 597 personel untuk pengawalan,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Yusuf  kepada Medcom.id, Jumat, 28 September 2018.

Pesta olahraga difabel tingkat Asia itu akan dilaksanakan mulai 6 hingga 13 Oktober 2018. Pembukaannya yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno (GBK) bakal dihadiri  Presiden Joko Widodo.

Baca: Persiapan Asian Para Games 2018 Sudah 95 Persen

Asian Para Games akan diikuti 43 negara dengan 18 cabang olahraga (cabor). Selain itu juga akan ada 8.604 pers gabungan.

Sebanyak 18 cabor yang akan dipertandingkan yakni panahan, atletik, badminton, boccia, bowling, catur, balap sepeda, goal ball, judo, bowling lapangan, angkat besi, shooting, renang, tenis meja, voli duduk, basket kursi roda, panahan kursi roda, dan tenis kursi roda.

Untuk lokasi pertandingannya, akan dilaksanakan di Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Yusuf mengatakan, personelnya mulai dikerahkan pada 30 September 2018 pada saat pawai obor hingga 5 Oktober 2018. “Karena dalam jangka waktu itu juga ada kedatangan atlet ya,” imbuhnya.

Lalu, pada 6 Oktober 2018 saat pelaksanaan upacara pembukaan Asian Para Games, akan ada sejumlah jalan yang ditutup. Hal ini serupa saat pembukaan Asian Games.

“Jalan yang kita tutup adalah Jalan Asia Afrika, Jalan Pemuda, Jalan Mustofo, dan Jalan Pintu 1. Itu kita tutup,” beber dia.

Kemudian, tempat-tempat lokasi para penonton juga sama komposisinya saat pembukaan Asian Games. Pintu 5, 6, 7 untuk penonton.

Sedangkan, pintu 8 untuk logistik, pintu 9 untuk wartawan atau media. Sementara, pintu 10 untuk atlet, ofisial, wasit. Pintu 1 dan 2 untuk Very Importan Persont (VIP). Pintu 3 dan 4 tidak digunakan.

(YDH)