Pekerja Dikorek soal Vandalisme Gerbong MRT

Jakarta: Polisi tengah mendalami kasus vandalisme terhadap gerbong Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Tiga pekerja yang bertanggung jawab di lokasi kejadian, Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, telah dikorek keterangannya. 

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah menjelaskan dua petugas keamanan telah diperiksa setelah kasus ini dilaporkan ke polisi pada Jumat, 21 September 2018. Senin, 24 September 2018, satu manajer juga dipanggil.

“Kemarin Health Safety Environment (HSE) 108 diambil keterangan di Polsek Cilandak, dari jam 14.00 sampai 20.30 WIB, belum diketahui hasilnya,untuk kepentingan penyelidikan,” kata Tubagus kepada Medcom.id, Jakarta, Selasa 25 September 2018. 

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan kepolisian akan memanggil divisi lain karena proyek di lokasi dipegang tiga kontraktor. Contract package (CP) 101 membawahi pembangunan depo, CP 107 membawahi sistem hingga rel MRT, dan CP 108 yang membawahi produksi kereta. 

“Tidak tertutup kemungkinan akan melebar ke kontraktor lain, itu informasinya masih di-keep oleh kepolisian,” tambah Tubagus.

Saat ini, polisi masih mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, Tubagus enggan menjelaskan secara detail sampai kapan olah TKP berlangsung.

“Sabtu dan Minggu olah TKP dari Polsek Cilandak, Polres Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya, Direktorat Reserse Kriminal Umum,” imbuh dia.

Baca: Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Pelaku Vandalisme MRT

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membentuk tim untuk memburu pelaku vandalisme di gerbong kereta MRT. Polisi ingin pelaku segera dibekuk.

“Sudah saya bentuk tim langsung di bawah Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Kombes Nico Afinta dan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 24 September 2018.

Aksi vandalisme ini dilakukan pada rangkaian tiga dan delapan gerbong MRT. Mereka mencoret dengan bentuk mural dan grafiti. Coretan itu diketahui, Jumat, 21 September 2018 pukul 07.30 WIB.

(OGI)